468x60 Ads

Bakteri Lactobacillus SP




A.    Bakteri
Bakteri merupakan organisme yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan mahluk hidup yang lain. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat-tempat yang ekstrim.
Bakteri ada yang menguntungkan tetapi ada pula yang merugikan. Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan mahluk hidup yang lain. Bakteri adalah organisme uniselluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis).
1.         Ciri-ciri Bakteri
Bakteri memiliki ciri-ciri yang membedakannnya dengan mahluk hidup lain yaitu :
·         Organisme multiselluler
·         Prokariot (tidak memiliki membran inti sel )
·         Umumnya tidak memiliki klorofil
·         Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi antara 0,12 s/d ratusan mikron umumnya memiliki ukuran rata-rata 1 s/d 5 mikron.
·         Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
·         Hidup bebas atau parasit
·         Yang hidup di lingkungan ekstrim seperti pada mata air panas,kawah atau gambut dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
·         Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan.
2.         Struktur Bakteri
a.       Struktur bakteri terbagi menjadi dua yaitu:
Struktur dasar (dimiliki oleh hampir semua jenis bakteri)
Meliputi: dinding sel, membran plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan.
b.      Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu)
Meliputi kapsul, flagelum, pilus, fimbria, klorosom, Vakuola gas dan endospora.
Struktur dasar sel bakteri

Gambar 1 struktur dasar sel Bakteri
Struktur dasar bakteri :
a)          Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis).
b)          Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.
c)           Sitoplasma adalah cairan sel.
d)          Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.
e)           Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.
B.     Bakteri Lactobacillus SP.
Lactobacillus sp adalah mikroorganisme hidup, mirip dengan mikroorganisme yang menguntungkan yang ditemukan dalam usus manusia. Lactobacillus sp juga sering disebut 'bakteri bersahabat' atau 'bakteri baik'. Bakteri baik sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh, untuk perlindungan terhadap mikroorganisme yang dapat menyebabkan penyakit, dan untuk pencernaan serta penyerapan makanan dan nutrisi.
Untuk mengetahui bentuk dari bakteri Lactobacillus Sp lihat gambar di bawah ini:

Gambar 2 bentuk bakteri lactoba cillus SP
C.    Manfaat Bakteri Lactobacillus SP.

Bakteri Lactobacillus SP mempunyai banyak manfaat dibidang kesehatan dan dibidang lainnya antara lain adalah:

1.     Aplikasi Bakteri Lactobacillus sp. Dibidang Mikrobiologi Industri sebagai Pencegah Kanker Usus.
Lactobacillus adalah genus bakteri gram-positif, anaerobik fakultatif atau mikroaerofilik. Genus bakteri ini membentuk sebagian besar dari kelompok bakteri asam laktat, dinamakan demikian karena kebanyakan anggotanya dapat merubah laktosa dan gula lainnya menjadi asam laktat. Kebanyakan dari bakteri ini umum dan tidak berbahaya bagi kesehatan. Dalam manusia, bakteri ini dapat ditemukan di dalam vagina dan sistem pencernaan, dimana mereka bersimbiosis dan merupakan sebagian kecil dari flora usus.
menetralkan racun, mencegah diare, kanker, radang paru-paru, menguatkan jantung dan mengurangi susah tidur. Sedangkan kandungan vitamin dalam yogurt bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan reproduksi, kekebalan tubuh dan mempertajam fungsi berpikir. Sedangkan kandungan mineral, seperti kalsium dan fosfor dalam yogurt berguna untuk tulang yang kuat dan mencegah osteoporosis.
Lactobacillus  SP mampu menghasilkan zat antibiotika yang disebut bulgarikan. Zat ini berbeda dengan antibiotik yang biasa kita kenal. Antibiotik ini kerjanya lebih spesifik pada mikroorganisme yang merugikan saja sehingga berefek menguntungkan bagi kita. Sehingga apabila mengkonsumsi yogurt secara teratur dapat mengurangi resiko terjadinya kanker usus. Kanker usus dapat dideteksi setelah stadium lanjut sehingga lebih baik melakukan pencegahan daripada pengobatan karena pengobatan yang dilakukan akan merusak usus.
Penelitian di International University - Barcelona Spanyol berhasil menemukan efek Lactobacillus sp pada radang gusi, bau mulut dan perkembangan rongga mulut. Lactobacillus sp menunjukkan hasil yang positif, untuk meningkatkan kesehatan mulut baik dikonsumsi sendiri atau sebagai bagian dari formula. Bakteri Lactobacillus Sp juga ini banyak ditemukan di manakan dan minuman.
Minuman dengan kandungan Lactobacillus sp  merupakan sumber yang baik untuk asupan nutrisi sehari-hari. Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam Archives of Oral Biology Journal. Lactobacillus sp dapat meningkatkan resistensi terhadap penyakit menular, membantu keseimbangan bakteri perut dan meredakan gejala alergi serta dapat mengurangi resiko gigi berlubang dan penyakit gusi.
Nutrisi Lactobacillus sp merupakan bahan makanan tidak tercerna secara selektif, berfungsi merangsang pertumbuhan dan atau aktivitas mikroorganisme yang menguntungkan. Ketika Lactobacillus sp dicampur bersama-sama dengan nutrisinya, mereka membentuk suatu sinbiotik seperti pada BioJanna yang memberikan lebih banyak manfaat.
Daftar rujukan

Dr Guntur Heri Putranto.2011.Lactobacillus sp dapat Mencegah Gigi Berlubang.(online) http://www.biojanna.com/index.php/kajian/214-lactobacillus-sp-dapat-mencegah-gigi-berlubang.html.(diakses tanggal 29 November 2012)

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/31666

by : kelompok 9 off D
Nurlailatis Syarifah (100533402603)
Oni Budi Setiyono (100533405395)
Rizky Basatha       (100533402627)

0 komentar:

Poskan Komentar